Safari Trem Rimba
Trem terbuka melintasi padang savana dan hutan sekunder. Berangkat tiap 20 menit dari plaza utama.
Kebunbinatangbadak178.com · Lembaga Konservasi
Dari kandang terbuka savana sampai aviari yang bisa dimasuki, semua zona terhubung satu jalur teduh sepanjang 3,2 km. Datang pagi, pulang sore, tanpa melewatkan satu pun sesi pemberian pakan.
Buka setiap hari 08.00–17.00 WIB · Loket terakhir 16.00 · Parkir 900 mobil
11 wahana dalam satu tiket masuk
Sepuluh dari sebelas wahana sudah termasuk tiket masuk. Hanya wisata perahu danau dan glamping yang dikenakan biaya terpisah.
Trem terbuka melintasi padang savana dan hutan sekunder. Berangkat tiap 20 menit dari plaza utama.
Kubah setinggi 18 meter berisi 40 jenis burung. Pengunjung berjalan di dalam kandang lewat jembatan kayu.
Beri makan jerapah dari dek setinggi 4 meter, didampingi keeper. Wortel disediakan gratis, terbatas 60 orang per sesi.
Rumah kaca dengan 30 jenis kupu-kupu lokal, lengkap dengan ruang penetasan kepompong yang bisa dilihat langsung.
Kambing, kelinci, dan ikan koi yang boleh disentuh. Ada wastafel dan sabun di setiap pintu keluar area.
Area basah dangkal dengan kedalaman maksimal 30 cm, ember tumpah, dan dua ruang bilas.
Mengelilingi danau seluas 2 hektare tempat pelikan dan belibis liar singgah. Rompi pelampung wajib dipakai.
Koleksi 120 jenis tanaman obat dan anggrek spesies Nusantara. Tempat paling adem untuk istirahat siang.
Ruang pamer tentang perdagangan satwa liar, replika sarang, dan laboratorium mini yang dipandu petugas edukasi.
Jalan malam berpemandu pukul 18.30–20.30 untuk melihat satwa nokturnal. Kuota 80 orang, wajib daftar sehari sebelumnya.
Enam tenda permanen berkapasitas 4 orang di tepi hutan bambu, sudah termasuk sarapan dan tiket masuk esok harinya.
Warung lokal bersertifikat halal, area duduk 400 kursi, mushala, dan ruang laktasi ber-AC di sebelahnya.
Koleksi satwa · diperbarui Agustus 2026
Status konservasi mengikuti IUCN Red List. Jam pakan adalah waktu terbaik melihat satwa aktif - di luar jam itu banyak satwa beristirahat, dan itu wajar.
Foto: badak putih
Foto: gajah sumatera
Foto: jerapah
Foto: kuda nil
Foto: harimau sumatera
Foto: macan tutul jawa
Foto: singa afrika
Foto: kucing hutan
Foto: orangutan
Foto: owa jawa
Foto: bekantan
Foto: siamang
Foto: elang jawa
Foto: kakatua
Foto: julang emas
Foto: merak hijau
Foto: komodo
Foto: buaya muara
Foto: sanca kembang
Foto: kura-kura aldabra
Foto: kukang jawa
Foto: binturong
Foto: berang-berang
Foto: kalong
Agenda harian
Ikuti urutan ini dan Anda bisa menonton tujuh sesi tanpa berjalan bolak-balik. Semua sesi gratis dan didampingi keeper.
| Waktu | Kegiatan | Titik kumpul |
|---|---|---|
| 08.30 | Pakan pagi primata & nyanyian owa | Pulau Primata, Zona 03 |
| 09.00 | Pakan harimau dan singa | Dek pandang Zona 02 |
| 09.30 | Beri makan jerapah dari dek tinggi | Panggung Savana |
| 10.00 | Sesi burung terbang bebas | Aviari Kubah, Zona 04 |
| 11.00 | Keeper talk orangutan | Pulau Primata, Zona 03 |
| 13.00 | Pakan gajah dan sesi mandi | Kolam Gajah, Zona 01 |
| 14.00 | Edukasi reptil (Rabu, Jumat, Sabtu) | Rumah Reptil, Zona 05 |
| 15.00 | Pakan berang-berang | Kolam Berang-berang, Zona 06 |
| 16.00 | Keberangkatan Safari Trem terakhir | Plaza Utama |
| 18.30 | Zoo at Night (Sabtu & Minggu, wajib daftar) | Gerbang Selatan |
Informasi kunjungan
Tentang pengelola
Kami beroperasi sebagai Lembaga Konservasi berizin sejak 1987. Artinya setiap satwa punya catatan medis, silsilah, dan asal-usul yang dapat ditelusuri, dan setiap kelahiran maupun kematian dilaporkan ke otoritas kehutanan.
Kami tidak menerima satwa hasil tangkapan liar dan tidak mengadakan atraksi yang memaksa satwa keluar dari perilaku alaminya. Sebagian koleksi berasal dari satwa sitaan yang tidak lagi bisa dilepasliarkan.
Ditulis oleh: Pandji Setiawan, Kurator Satwa, 14 tahun pengalaman pengelolaan koleksi.
Ditinjau secara medis oleh: drh. Hendra Gunawan, Dokter Hewan Penanggung Jawab, No. STRV 8567152.
Terakhir diperbarui: . Data koleksi diverifikasi ulang setiap tiga bulan.
Rujukan: IUCN Red List; Permen LHK P.106/2018 tentang jenis satwa dilindungi; standar kesejahteraan satwa PKBSI.
10 ulasan pengunjung
Ulasan ditampilkan apa adanya, termasuk yang berisi kritik. Setiap ulasan mencantumkan tanggal kunjungan supaya Anda tahu seberapa baru pengalamannya.
Kami datang jam 8 pagi bersama dua anak (4 dan 7 tahun) dan langsung ke zona primata. Owa jawanya bersuara tepat saat pakan pagi, dan itu jadi bagian yang paling diingat anak-anak sampai sekarang. Jalurnya rata sehingga stroller aman dilewatkan.
Saya membawa 62 siswa kelas 5 untuk kunjungan edukasi. Petugas edukasi menyiapkan lembar kerja sesuai kurikulum dan membagi rombongan jadi tiga kelompok supaya tidak berdesakan. Koordinasi lewat WhatsApp dua minggu sebelumnya berjalan lancar.
Koleksi burungnya benar-benar lengkap, saya dapat foto julang emas dari jarak tiga meter di dalam aviari. Catatan saja: antrean sesi pakan jerapah pukul 09.30 sudah panjang sejak 09.00, jadi datanglah lebih awal kalau ingin ikut.
Ayah saya memakai kursi roda dan kami sempat ragu. Ternyata jalur utama beraspal halus, ada tiga toilet difabel, dan trem safari punya ramp. Petugas di gerbang menawarkan bantuan tanpa diminta.
Kandang harimau dan orangutan luas dan terlihat terawat, satwanya tidak stres berputar-putar seperti yang sering saya lihat di tempat lain. Yang masih kurang menurut saya adalah papan informasi di zona reptil, tulisannya sudah pudar.
Ikut Zoo at Night bersama komunitas kami. Melihat kukang aktif di malam hari itu pengalaman yang tidak bisa didapat siang hari, dan pemandunya menjelaskan soal perdagangan satwa liar dengan data yang jelas.
Kami menginap semalam di glamping. Sarapan sederhana tapi enak, dan pagi-pagi sekali sudah bisa masuk kawasan sebelum ramai. Suara siamang jam enam pagi menggantikan alarm.
Harga tiket masih masuk akal untuk keluarga berlima, apalagi hampir semua wahana sudah termasuk. Siang hari di zona savana memang panas menyengat, jadi kami istirahat di rumah anggrek sampai jam tiga.
Anak saya alergi debu dan saya cemas soal kebersihan. Kolam sentuh punya wastafel dan sabun di pintu keluar, kandang ternak dibersihkan dua kali saat kami di sana. Ruang laktasi di dekat pujasera juga bersih dan ber-AC.
Sebagai dokter hewan saya memperhatikan kondisi tubuh satwa dan kebersihan kandang. Skor kondisi tubuh gajah dan badak terlihat ideal, air kolam jernih, dan keeper bisa menjawab pertanyaan saya soal jadwal pemeriksaan rutin dengan detail.
10 pertanyaan yang paling sering masuk
Jawaban disusun oleh tim layanan pengunjung berdasarkan pertanyaan yang benar-benar masuk lewat telepon dan pesan selama enam bulan terakhir.
Kami buka setiap hari tanpa hari libur. Senin sampai Jumat pukul 08.00–17.00 WIB, sedangkan Sabtu, Minggu, dan libur nasional dibuka lebih awal pukul 07.30. Loket tiket ditutup pukul 16.00, jadi masuk paling lambat satu jam sebelum tutup. Untuk Zoo at Night, gerbang selatan dibuka pukul 18.30 khusus Sabtu dan Minggu.
Tiket dewasa Rp45.000 pada hari kerja dan Rp60.000 pada akhir pekan serta libur nasional. Anak usia 2–12 tahun Rp35.000, balita di bawah 2 tahun gratis dengan menunjukkan akta kelahiran atau kartu keluarga. Rombongan minimal 30 orang mendapat tarif Rp25.000 per orang dengan pendaftaran minimal tiga hari sebelumnya. Tiket bisa dibeli di loket maupun secara online; pembelian online disarankan pada akhir pekan karena antrean loket bisa mencapai 20 menit.
Rata-rata pengunjung menghabiskan 4 sampai 5 jam. Jalur utama sepanjang 3,2 km melewati keenam zona satwa. Jika Anda ingin mengikuti seluruh sesi pemberian pakan, siapkan waktu penuh dari pukul 08.30 sampai 15.00. Untuk kunjungan singkat dua jam, kami sarankan rute Zona 03 primata, Zona 02 kucing besar, lalu Zona 04 aviari, karena ketiganya berdekatan.
Boleh. Bekal keluarga diperbolehkan dan tersedia area piknik berumput di dekat kebun botani. Yang tidak diperbolehkan adalah membawa makanan ke dalam area kandang, memberikannya kepada satwa, serta membawa botol kaca dan alat pemanggang. Kami juga meminta pengunjung membawa kembali sampahnya karena kantong plastik yang terbang ke dalam kandang berbahaya bagi satwa.
Hanya pada dua titik dan hanya dengan pakan yang kami sediakan: dek pakan jerapah pukul 09.30 dan kampung ternak untuk kambing serta kelinci. Di luar itu, pemberian makan dilarang. Pakan dari luar sering menyebabkan gangguan pencernaan, dan pada satwa dengan diet khusus seperti primata, roti atau makanan ringan manusia dapat memicu masalah metabolik jangka panjang.
Ya. Jalur utama beraspal halus dengan kemiringan maksimal 5 derajat, tanpa anak tangga di sepanjang rute. Tersedia tiga toilet difabel, delapan titik istirahat beratap, serta penyewaan kursi roda dan stroller di pintu masuk dengan jaminan kartu identitas. Trem safari memiliki ramp dan dua ruang khusus kursi roda per rangkaian. Jalur menuju rumah anggrek berupa jalan setapak berbatu dan menjadi satu-satunya bagian yang kurang nyaman untuk kursi roda.
Alamat lengkap dan titik peta ada di bagian bawah halaman ini. Perjalanan dari pusat kota memakan waktu sekitar 40 menit dengan kendaraan pribadi. Parkir menampung 900 mobil dan 1.200 motor; pada akhir pekan setelah pukul 10.00 area depan biasanya penuh dan pengunjung diarahkan ke parkir selatan yang berjarak 300 meter dengan layanan shuttle gratis. Untuk transportasi umum, turun di halte terdekat lalu lanjutkan dengan ojek daring sekitar 10 menit.
Tersedia dua ruang laktasi ber-AC dengan kursi menyusui dan wastafel, yaitu di sebelah pujasera dan di dekat pintu masuk aviari. Meja ganti popok ada di seluruh toilet perempuan dan di dua toilet laki-laki. Air panas untuk susu formula bisa diminta gratis di tenant mana pun di pujasera. Stroller dapat disewa seharga Rp30.000 per hari.
Kami tetap buka saat hujan dan tiket tidak dapat dikembalikan atau diuangkan kembali. Namun tiket yang belum digunakan dapat dijadwalkan ulang satu kali dalam 30 hari dengan menghubungi layanan pengunjung sebelum jadwal kunjungan. Saat hujan deras, sesi pemberian pakan di area terbuka dapat ditunda dan wahana perahu dihentikan sementara demi keselamatan. Rumah reptil, pusat edukasi, taman kupu-kupu, dan aviari kubah tetap beroperasi karena beratap.
Kami berizin sebagai Lembaga Konservasi dan mengikuti standar kesejahteraan satwa PKBSI yang mencakup lima prinsip kebebasan hewan. Setiap individu satwa memiliki rekam medis, jadwal pemeriksaan rutin oleh dokter hewan tetap, dan program pengayaan kandang. Kami tidak menerima satwa hasil tangkapan liar dan tidak menyelenggarakan atraksi yang memaksa satwa keluar dari perilaku alaminya.
Yang dilarang dibawa masuk: hewan peliharaan, drone tanpa izin tertulis, balon, laser pointer, sterofoam, dan alat musik pengeras suara. Kamera profesional diperbolehkan untuk penggunaan pribadi; pemotretan komersial dan prewedding memerlukan izin terlebih dahulu. Blitz dilarang di rumah reptil dan zona satwa malam karena mengganggu penglihatan satwa.
Pukul 08.30 sampai 11.00 adalah waktu satwa paling aktif sekaligus paling teduh untuk berjalan kaki.
Lihat harga tiket & jam buka